
"Kakak Ipar saya adalah pelatih sepakbola. Jadi saya banyak mengambil refrensi dari dia yang memiliki banyak pengalaman tentang suka dukanya menjadi pelatih sepakbola. Jadi apa yang saya lakukan hanya sebatas akting," ujar Ari Sihasale, disela-sela syuting film terbarunya Garuda Di Dadaku, di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/11).
Ari Sihasale melakukan totalitas karakter tersebut, untuk kesuksesan peran yang dimainkannya sebagai pria pelatih sepakbola. "Saya memang selalu seperti itu setiap berakting. Saya butuh penghayatan dan pendalaman karakter, biar medapatkan kualitas akting yang maksimal," jelas Ari Sihasale.
Suami dari Nia Zulkarnen ini pun yakin meraih kesuksesan melalui film terbarunya. Ari Sihasale bilang, "Memang genre filmnya tetap sama dengan film Denias yang sudah ada sebelumnya, sama-sama ada di genre film keluarga. Tapi bedanya, disini lebih mengedepankan olahraga sepakbola."
Mengakhiri pembicaraan, Ari menjelaskan kenapa memilih kembali genre keluarga. "Saya memilih genre keluarga, karena saya merasa genre ini masih mendapatkan sedikit porsi. Melalui karya-karya sendiri, saya berharap bisa menambah porsi tersebut," tutup Ari.[aji]