"Sepertinya, sebentar lagi pendidikan S2 bakal saya raih. Soalnya, Selasa depan (9/12), tesis saya yang berjudul, Pengaruh Popularitas Kompetensi dan Identitas Kepartaian Terhadap Elektabiltas di Kalangan Pemilih Pemula akan disidangkan. Saya berharap lulus degngan hasil sangat memuaskan," jelas Angelina Sondakh, di lantai 23, Gedung Nusantara I, MPR-DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu siang (3/12).
Biar pun mesti harus menunggu sampai hari selasa depan (9/12), keadaan ini terasa sangat membahagiakan untuk Angie. Pasalnya, untuk sampai ke sidang tesis, Angie harus lebih lama 1 semester dibandingkan teman-teman kuliahnya. "Begitulah. Kemarin, kan, saya sempat cuti satu semester. Otomotas, lebih dulu teman-teman, dong. Sekarang, giliran waktunya saya untuk menyusul mereka dengan predikat Sarjana S2," tegas Angie.
Sebelum menutup pembicaraan tentang S2-nya itu, Angie menceritakan tentang hasil tesisnya. "Berdasarkan 300 responden yang berusia antara 17 sampai 20 tahun dengan latar belakang pendidikan SMU sesuai daerah saya Jawa Tengah 6, hasilnya caleg yang populer kalah suara dibandingkan caleg yang berpendidikan tinggi. Contohnya, saya yang berpendidikan rendah dibandingkan pendidikan bapak Marjono dari PDIP yang memiliki gelar master, dipilih sedikit dan kalah jauh," tutup Angie.[aji]