
INILAH.COM, Jakarta - Penabuh drum band Kantata Taqwa, Inisisri, wafat, Rabu (30/9) ini, pukul 15.20, di Rumah Sakit Graha Permata Ibu, Depok, Jawa Barat. Ia wafat dalam usia 58 tahun.
Mantan asisten manajer Inisisri, Sabrina Darmawan mengatakan almarhum wafat karena kanker usus yang baru diketahui sejak Desember lalu.
Sebelum meninggal, Inisisri sempat pingsan dua kali di rumah manajernya Prita.
Inisisri lahir dari keluarga aktivis keroncong. Ia aktif bermusik sejak kanak-kanak di Semarang, lalu saat SMP ia menekuni drumband.
Ia memainkan drum dan perkusi di Kelompok Kampungan, Sirkus Barock, Swami, dan Kantata Takwa. Ia juga membentuk kelompok musik perkusi Kahanan.
Ia juga menciptakan beberapa komposisi untuk perkusi dengan gaya avant-garde, antara lain berjudul Kahanan I dan Kahanan II, menciptakan musik untuk sinetron Hanafi dan Sayekti, memimpin proses kreatif Swami II, dan belajar silat di PGB Bangau Putih asuhan almarhum Subur Raharja.
Inisissri juga memiliki hobi melukis, membatik, merawat bonsai. Ia sekarang sedang menyiapkan album perkusi dan komputer
Rencananya Inisisri akan dimakamkan di kompleks Depok Mulya I Beji, Depok, Kamis (1/10). [mor]