Senin, 21 April 2014 | 09:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Manohara Hidup Bagai Burung di Sangkar Emas
Oleh: Widhi Adhi Hartono
artis - Selasa, 2 Juni 2009 | 09:48 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Menjadi istri Pangeran Klantan, Malaysia dengan harta melimpah, tidak membuat Manohara hidup bahagia. Penderitaan demi penderitaan terus diterima Manohara, kendati secara materi selalu dicukupi. Hidup Manohara bagai burung dalam sangkar emas.

Manohara yang sudah menyandang gelar putri YAM Cip Puang Temenggong setelah dipersunting Pangeran dari Klantan Malaysia, tidak bisa bebas kemana-kemana. Hidup Manohara selalu di istana mengalami penderitaan dari suami yang sepertinya menderita kelainan seks.
Karena tidak tahan dengan penderitaan itu membuat Manohara berulangkali mau kabur dari Istana.
Akhir 2008 Manohara berhasil kabur dari Istana Kelantan ke Jakarta lewat Singapura. Si cantik Mano lalu mencurahkan kepedihan yang dialaminya kepada sang ibu, Daisy Fajriana.
Keberadaan Mano di sisi ibunya, tidak bisa lama. Sebab tiga hari sebelum tanggal kelahiran Manohara pada usia 17 tahun, sang pangeran menghadiahi mobil sebagai kado ulang tahun. Lalu, Mano dan Daisy bersama Fakhry, suaminya pun diajak menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci.
Manohara mengira sang pangeran sudah berubah. Namun petaka kembali menerpa. Selesai umroh 9 Maret 2009, Mano terlepas dari pangkuan sang ibu langsung dibawa ke Klantan dengan menggunakan jet pribadi.
Sedangkan Daisy ditinggal di Jeddah. Kisah duka episode kedua pun dialami Manohara, anak pasangan Daisy Fajarina dan Reiner Pinot Noack, berkebangsaan Perancis.
Air mata Daisy menetes lagi. Ia cemas atas keselamatan putri yang ia lahirkan 28 Februari 1992 itu. Sejak itulah ia tak kenal lelah. Terus berjuang dan berjuang. Melewati berbagai rintangan dan menempuh beragam jalan demi anak tercinta, Manohara, mantan kekasih Ardie Bakri itu.
Kegundahan hati akan derita sang putri itulah yang membuat Daisy berusaha merebut kembali buah hatinya dari sekapan sang pangeran.
Daisy mendatangi Kedubes Indonesia di Malaysia, hingga berbuntut pencekalan dirinya 19 Maret 2009. Daisy dilarang mamasuki wilayah Malaysia tanpa alasan yang jelas.
Daisy pun mencari dukungan dalam rangka menegakkan keadilan dan kemanusiaan. Melapor ke Mabes Polri, Departemen Luar Negeri, mengadu ke Komnas Perempuan. Menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.
Bahkan kemudian bersama Eddy Hartawan dan pasukan Laskar Merah Putih-nya, gencar berunjuk rasa di Kantor Kedubes RI dan Kantor Perwakilan PBB di Jakarta, sekaligus menemui pejabat keduataan.
Upaya Daisy bersama Laskar Merah Putih memperjuangkan nasib Manohara, ternyata tidak sia-sia. Daisy sempat bertemu Datuk Kadarsyah perwakilan Kesultanan Klantan meski sebelumnya sempat beberapa kali bersitegang. Namun, hasil pertemuan yang baik mengecewakan Daisy dan Datuk Kadarsyah. Karena pihak Kelantan ingkar janji sehingga Daisy tetap saja tidak bisa bertemu Manohara meski sudah terbang ke sana.
Kesempatan Daisy bertemu Manohara, akhirnya datang juga. Sabtu (30/5) keluarga Kesultanan Kelantan bertolak ke Singapura karena Sultan Kelantan, Tuanku Ismail Petra Ibni Almarhum Sultan Yahya Petra, mengalami serangan jantung dan dirawat di sana. Daisy mendengar kabar tersebut lalu menjemput anaknya ke negeri Singa itu.
Mengetahui langkah Daisy, keluarga Klantan segera pulang ke negeri mereka. Tapi, Mano yang ingin lepas dari cengkraman berusaha kabur dari Hotel Royal Plaza Singapura, tempat mereka menginap.
Jalan pun terbuka. Berulangkali ia menekan tombol darurat lift di lantai tiga hingga polisi setempat datang.Saat itulah Mano meloloskan diri dan bertemu ibunya di sana.
Kaburnya Manohara dari hotel itu, ternyata melibatkan agen Khusus FBI, Kedubes AS, dan KBRI Singapura.
Keterlibatan pihak Kedubes AS karena ayah Manohara, yang kini bernama George Mann, berkewarganegaraan AS.
Untuk sementara Manohara sudah bebas dari sekapan sang Pangerang. Apakah Manohara akan bahagia hidup bersama keluarga dan cintanya yang baru. Waktu yang akan menjawabnya. [wdh]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.