INILAH.COM, Jakarta - Joy Tobing lega Nazaruddin tertangkap. Menantang Nazaruddin, Joy berharap kasus yang menjerat suaminya, Daniel Sinambela terungkap dan Nazaruddin pun menuai karmanya.
Berikut ini wawancara singkat dengan Joy Tobing di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, baru-baru ini:
Nazaruddin tertangkap, bagaimana pendapatnya?
Saya sama suami bersyukur dia (Nazaruddin) bisa tertangkap. Kalau dia punya hati harusnya dia selesaikan masalahnya dengan suamiku. Dia menjadikan Yulianis, sekretarisnya yang bermasalah dengan suamiku. Padahal sebenarnya yang punya hubungan itu suamiku dengan Nazaruddin langsung.
Langkah pertama apa yang akan dilakukan?
Sampai saat ini masih saksi-saksi yang tidak berkepentingan. Kita nggak mau cari musuh kita nggak mau memperpanjang kasus. Sekarang saya ingin suami saya bebas. Karena sesuai saksi dan di persidangan tuduhan mengenai penggelapan, penipuan dan money laundry itu tidak terbukti.
Lantas soal Nazaruddin berkoar merasa dizolimi?
Kalau Nazaruddin merasa dizzlimi harusnya dia berkaca dulu. Karena sebelum kasus di Sesmenpora terungkap, sudah banyak korban yang ia sakiti, termasuk suami saya. Jadi supaya masalah ini clear, dia harus selesaikan masalah ini dengan suami saya.
Apa yang diharapkan dalam sidang suami, mengaitkan Nazaruddin?
Kalau di BAP nama Nazaruddin ada, sekarang tergantung JPU-nya, bisa nggak dia menghadirkan Nazaruddin. Kalau keinginan saya, ya harus dihadirkan, kalau Nazaruddin merasa dirinya benar. Karena awalnya dia bilang tidak kenal dengan suami saya. Jadi buktikanlah, semuanya di persidangan.
Apa yang ingin disampaikan?
Awalnya kasus ini memang direkayasa, tidak ada pemanggilan apapun tiba-tiba suami saya ditangkap dan dijadikan tersangka. Jadi saya rasa, apa yang dia buat terhadap suami saya dan keluarga saya dia menuainya.
Lalu?
Nazaruddin mendapat hukum karma, karena begitu sakitnya keluarga kami menanggung semua ini, sampai saya melahirkan suami nggak bisa mendampingi. Jadi kalau di teve dia bilang keluarganya jadi korban, saya cuma bertanya, dia masih punya Tuhan nggak dalam hati dia? Dia ingat nggak sudah berapa banyak korban yang dia sakiti.
Kesimpulannya?
Jadi supaya masalah ini selesai, dia harus ingat kalau dia punya masalah dengan suami saya. [aji]