INILAH.COM, Jakarta - Tak bisa dipungkiri, hadirnya film 'The Amazing Spider-Man' membuat Anda membandingkannya dengan Spiderman sebelumnya, yang diperankan Tobey Maguire.
Namun rasanya tidak adil jika ditanya lebih bagus mana, lebih keren yang mana, atau lebih menegangkan yang mana, film Spider-Man terbaru yang dibintangi Andrew Garfield dengan film Spider-Man yang dibintangi Tobey Maguire. Dijamin, kedua film sama-sama keren dan layak untuk ditonton.
Film The Amazing Spider-Man berbeda cerita dengan film Spider-Man yang dibuat 10 tahun lalu. Namun kedua film ini berdasarkan cerita komik asli Marvell.
Cerita film The Amazing Spider-Man berdasarkan kisah dari komik Spider-Man yang sangat terkenal 50 tahun lalu. Cerita ini berawal dari kisah Peter Parker kecil yang ditinggalkan kedua orangtuanya. Peter kemudian dititipkan kepada Paman Ben (Martin Sheen) dan Bibi May (Sally Field).
Kedua orangtua Peter, Richard dan Mary Parker terpaksa menitipkan Peter kepada Paman Ben dan Bibi May karena dia khawatir dengan keselamatan Peter. Itu gara-gara rancangan ilmiahnya mengenai serum, diketahui oleh orang lain.
Peter remaja (Andrew Garfield) tumbuh menjadi pemuda tampan, pintar, pendiam dan menyukai permainan skateboard. Peter pun diam-diam naksir dengan teman kampusnya, Gwen Stacy (Emma Stone).
Peter yang tak tahu kemana orangtuanya pergi dan mengapa meninggalkannya, tak sengaja menemukan tas milik ayahnya. Ia kemudian menemui sebuah rumusan, yang mengarahkannya kepada sahabat ayahnya, Dr. Curt Connor (Rhys Ifans).
Dengan caranya, Peter akhirnya bisa bertemu dengan Dr. Connor dan membuat kagum si dokter, selain tentu karena Peter merupakan anak dari sahabatnya.
Peter kemudian membocorkan sebuah rumusan milik ayahnya kepada Dr. Connor. Rumusan tersebut ternyata menghasilkan sebuah serum, yang bermanfaat untuk hewan jenis kadal.
Namun Dr. Connor yang tangan sebelah kirinya buntung mencoba serum tersebut untuk digunakannya sendiri. Awalnya, serum itu bekerja sesuai dengan keinginannya, yakni dapat menumbuhkan tangannya yang hilang.
Namun tanpa disadari, Dr. Connor berubah menjadi monster kadal yang buas yang bernama Lizard. Lizard menjadi monster menakutkan dan mengganggu warga kota New York.
Karakter Peter maupun Spider-Man yang diperankan Andrew Garfield sedikit berbeda dengan karakter Peter mapun Spider-Man yang diperankan Tobey Maguire. Spider-Man terbaru, bisa dibilang lebih humanis.
Spider-Man misalnya, bertingkah dan menunjukkan kekuatannya seperti seorang bocah yang baru menemukan mainan baru. Dia mempermainkan penjahat dengan kelebihannya, seperti jaring yang keluar dari tangannya, dan aksi ketangkasannya yang bisa bergerak cepat ke sana ke mari.
Sisi kemanusiaan si Peter pun lebih mendalam di film ini. Peter yang menjadi Spider-Man, mempunyai masalah batin yang berat, ditinggalkan kedua orangtuanya, dan harus kehilangan Paman Ben karena keegoisannya.
Spider-Man di sini juga bukan pahlawan superhero yang tak memiliki kelemahan. Setelah bertarung melawan Lizard, tubuh Peter pun terlihat hancur penuh luka.
Begitu juga ketika ia memakai topeng Spider-Man, saat kakinya ditembak, Spider-Man kehilangan ketangkasannya.
Namun di sini lah sisi menariknya. Meski Spider-Man seorang pahlawan superhero yang memiliki kekuatan super, ia tetap membutuhkan bantuan orang lain. Spider-Man dibantu masyarakat New York saat ia menuju Oscorp Tower, gedung tempat di mana si Lizard ingin menyebarkan serum berbahaya ke atas langit.
Spider-Man dibantu para pekerja berat dengan memberikan alat derek untuk agar Spider-Man lebih cepat sampai ke gedung Oscorp.
Tak usah membanding-bandingkan film The Amazing Spider-Man dengan film sebelumnya. Yang penting, film ini layak tonton. [mor]