INILAH.COM, Jakarta - Tindakan Dik Doank berbicara mengenai poligami di depan anak-anak Madrasah Pembangunan dinilai KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) salah. KPAI pun siap menegur Dik Doank.
"Dalam UU Perlindungan Anak yang bersangkutan bisa saja diberikan teguran," ujar Muhammad Ihsan, sekretaris KPAI melalui telepon seluler, Jumat (10/8).
Sosok Dik Doank yang dikenal masyarakat dan juga anak-anak sebagai seorang artis, bisa mempengaruhi psikologis anak-anak. Terlebih figur publik banyak menjadi pusat perhatian masyarakat.
"Sebetulnya yang dipahami adalah, dia itu artis dan public figure, maka otomatis publik akan menyoroti apa yang dia lakukan. Jadi pandangan masyarakat soal pribadinya itu pasti ia terima," terangnya.
Ihsan menilai sikap Dik Doank dalam menyikapi poligami yang dilakukannya tidak pada tempatnya.
"Memang kami pahami itu hak pribadi dia untuk bicara, tapi tidak di forum-forum seperti itu yang banyak anak-anak," tandasnya.
Sekadar informasi, poligami Dik Doank terungkap setelah Myrna Yuanita, istri pertamanya mengakui suaminya telah menikah lagi. Istri kedua Dik merupakan salah seorang karyawannya bernama Key yang belakangan diketahui mengajar Bahasa Inggris di Kandang Jurank Doank. [aji]