Kamis, 23 Oktober 2014 | 12:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KA Rapi Doho Anjlok
Masinis, Kondektur, dan KS Diperiksa
Headline
beritajatim.com
Oleh:
artis - Minggu, 15 Agustus 2010 | 12:13 WIB
INILAH.COM, Jombang - PT KAI (Kereta Api Indonesia) Daerah Operasional (Daops) VII yang ada di Madiun akan segera memanggil Aruman (45) masinis KA Rapih Doho dan Agus Tri Setya Hadi (37), Kepala Stasiun (KS) Jombang.

Mereka akan diperiksa secara intensif untuk mengetahui penyebab anjloknya lokomotif KA Rapih Doho jurusan Surabaya -Blitar - Malang di stasiun Jombang, Sabtu (14/8) kemarin. "Selain masinis, KS stasiun, kami juga akan memanggil kondektur KA Rapi Doho. Mereka akan kita periksa di kantor Daops VII. Dengan begitu akan diketahui secara pasti penyebab anjloknya kereta tersebut," kata Hariyono Wirotomo, Kepala Bagian Humas PT KAI Daops VII disela-sela memantau proses evakuasi, Minggu (15/8).

Pria berkaca mata ini memastikan, untuk mengungkap kecelakaan KA di dekat stasiun Jombang itu pihaknya tidak melibatkan KNKT (Komisi Nasional Keselamatan Transportasi). Pasalnya, kecelakaan tunggal tersebut masuk dalam kategori ringan serta tidak jatuh korban jiwa.

Pun demikian, pihak Daops VII akan membentuk CO (Comite Ondersoeg) alias panitia pemeriksaan. "Tim CO inilah yang akan melakukan pemeriksaan terhadap KS Jombang, masinis, serta kondektur KA Rapi Doho. Setelah pemeriksaan selesai, tim CO melakukan pengkajian terhadap masalah itu," kata dia.

Nah, lanjut Haryono, dari situ akan diketahui apa penyebab anjloknya KA Rapi Doho jurusan Surabaya - Blitar - Malang, di Jombang tersebut. Kesimpulan itu selanjutnya dikirim ke Direksi PT KAI yang ada di Jakarta. Pasalnya, yang berhak memberikan sanksi kepada jajaran dibawah adalah pihak direksi.

"Biasanya sanksi yang dijatuhkan cukup bervariasi tergantung berat dan tidaknya kesalahan. Jika memang kesalahannya berat bisa saja dipecat. Namun jika ringan hanya peringatan atau penundaan pangkat. Namun sekali lagi, yang berwenang memberi sanksi adalah direksi PT KAI," pungkas Haryono. [beritajatim/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA