Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 09:38 WIB

Disanksi Komdis PSSI, Apa Saja Kerugian Arema FC?

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 12 Oktober 2018 | 19:16 WIB

Berita Terkait

Disanksi Komdis PSSI, Apa Saja Kerugian Arema FC?
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Malang - Arema FC mendapat sanksi dari Komdis PSSI akibat ulah suporternya. Apa saja kerugian klub sebagai konsekuensi dari sanksi tersebut?.

Arema dijatuhi hukuman pertandingan tanpa penonton baik di kandang maupun tandang sampai akhir musim kompetisi 2018. Hukuman tersebut sebagai buntut dari aksi anarkis Aremania di laga Derbi Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (6/10/2018) kemarin.

Manajemen Singo Edan yang diwakili CEO-nya Iwan Budianto memastikan menerima hukuman tersebut dan tidak berencana melakukan banding, meskipun hukuman tersebut dinilai sangat berat bagi kelangsungan klub.

Arema sedang berusaha memperbaiki posisinya di tabel klasemen sementara liga, oleh karena itu kehadiran Aremania dianggap punya peran penting tersendiri.

Dilarangnya Aremania menonton di stadion dipastikan memberi efek ekonomi pada pemasukan klub dari sektor tiket pertandingan.

"Klub juga kehilangan pendapatan, tentu akan berpengaruh terhadap operasional kelangsungan hidupnya. Tidak hanya pemain dan official, tapi nasib karyawan juga akan terdampak," kata Iwan Budianto dikutip dari laman resmi Arema.

"Bahkan, Arema juga harus bernegoisasi ulang dengan pihak sponsor mengenai kontrak kerjasama sponsorship yang selama ini sudah terjalin. Dampak lainnya jika laga digelar tanpa Aremania akan berpengaruh pada menurunnya kontribusi penerimaan pajak daerah yang biasa disumbangkan klub untuk Pemerintah Kabupaten Malang," ia menambahkan.

Lebih lanjut, Iwan menyadari sanksi tersebut bisa berdampak lebih luas sampai menyentuh para pendagang asongan dan kaki lima yang kerap mengais pundi-pundi Rupiah saat ada pertandingan.

"Sanksi ini juga bakal dirasakan langsung oleh Aremania yang tidak dapat mendampingi tim kebanggaannya berlaga di kandang maupun tandang. Selain itu, pelaku usaha kecil, seperti asongan, pedagang kaki lima, tukang parkir, pedagang merchandise, dan siapa saja yang punya tempat usaha di sekitar Stadion Kanjuruhan juga jelas akan ikut merasakan dampak sanksi ini."

"Hal ini juga disinyalir bakal menimbulkan keresahan warga Malang Raya, di mana selama ini Arema menjadi salah satu hiburan yang banyak diminati. Terlebih, nama Arema juga sudah menjadi image bersama yang dimanfaatkan sebagai brand usaha kecil masyarakat, yang bisa jadi juga bakal terimbas," ia menutup.

Selain larangan bertanding tanpa penonton, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda sebesar Rp. 100 juta karena ada flare yang menyala di stadion. Selain itu, pentolan Aremania, Yuli Sumpil dan Fandy dijatuhi hukuman dilarang masuk ke dalam stadion di Indonesia selama seumur hidup.

Komentar

Embed Widget
x